Skip to content
Alargam
Menu
  • Home
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Wisata
  • Ekonomi
  • Gaming
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Sejarah
  • Trending
  • Olahraga
Menu
Fakta Sejarah, 5 Suku yang Saat Ini Sudah Punah dari Dunia

Fakta Sejarah, 5 Suku yang Saat Ini Sudah Punah dari Dunia

Posted on Februari 18, 2025

Di dalam sejarah, terdapat fakta bahwa banyak suku-suku di dunia yang punah karena beberapa faktor, salah satunya adalah invasi bangsa asing. Anda memang tidak dapat melihat secara langsung suku-suku tersebut sekarang, namun beberapa catatan history yang dapat Anda pelajari terkait suku di dunia yang sudah punah.

Dari jumlah 7 miliar manusia di bumi, ternyata ada 150 juta suku yang tersebar di berbagai penjuru. Ada yang sudah punah dan ada pula yang berada di ambah kepunahan. Simak ulasannya berikut ini!

5 Suku yang Sudah Punah di Dunia, Hanya Jadi Sejarah

Fakta sejarah suku yang sudah punah dari dunia. Perlu diperhatikan agar penghapusan suku atau bangsa tidak perlu lagi terjadi di dunia. Simak pembahasannya!

Invasi bangsa asing dapat berdampak positif maupun negatif. Salah satu dampak negatif invasi asing adalah punahnya beberapa suku atau warga setempat karena kehilangan tempat tinggal atau perilaku genosida. Berikut ini ringkasan daftar suku yang punah karena invasi bangsa asing:

  • Suku Aborigin

Sebelum ada negara Australia yang modern seperti sekarang ini, wilayah tersebut diduduki oleh suku Aborigin. Karena invasi bangsa Eropa ke benua Australia sangat masif pada abad ke-17, membuat suku ini tersingkirkan dan akhirnya punah sampai sekarang.

Suku Aborigin telah mendiami tanah Australia selama 65 ribu tahun lamanya. Hingga saat James Cook memilih untuk invasi benua Australia dan mengusir suku Aborigin dari tanahnya sendiri. Sekarang, populasi suku Aborigin hanya 3% dari total penduduk Australia.

  • Suku Maori

Suku Maori sudah mendiami Selandia Baru sejak 1.400 Masehi. Jejak-jejaknya sudah ada sejak 1.300 masehi. Suku ini merupakan orang pribumi asli Selandia Baru yang secara tradisional tata sosial diatur berdasarkan Hapuu.

Namun, pada abad ke-16, penjelajah Belanda yaitu Abel Tazman menemukan Selandia Baru dan berniat untuk menduduki wilayah tersebut. Terjadilah peperangan suku Maori dengan penjajah, walaupun pada akhirnya kalah. Sekarang, populasi suku Maori hanya 16% dari jumlah penduduk Selandia Baru.

  • Suku Inuit atau Eskimo

Orang pribumi yang pertama kali menduduki Kanada adalah orang-orang dari suku Inuit atau Eskimo. Telah ribuan tahun lamanya suku ini mendiami kawasan Kutub Utara. Saat penjelajah Prancis muncul di Kanada pada abad ke-15, orang-orang suku Innuit terpaksa diusir.

Populasi suku Inuit sekarang tidak mencapai 6% dari total populasi penduduk Kanada. Terlebih lagi, sekarang jarang orang yang bisa bertemu langsung dengan suku Inuit. Jika ada, biasanya mereka tinggal dan menetap di tempat-tempat terpencil.

  • Suku Maya/Aztec

Di Meksiko, sebelum era modern sekarang ini, dahulu wilayah ini dikuasai oleh penduduk suku Maya dan Aztec. Pada abad ke-15, sejarah bangsa Maya dan Aztec menjadi salah satu bangsa dengan peradaban yang sukses menguasai wilayah daratan Meksiko.

Semenjak penjelajah Eropa yaitu Francisco Hernandez de Cordoba menguasai Meksiko, suku Maya dan Aztec terusir dan punah hingga saat ini. Intimidasi Spanyol terhadap suku Maya dan Aztec membuat para penduduknya harus pindah dan meninggalkan tempat tinggalnya.

  • Suku Indian

Terakhir ada suku Indian yang sudah dikenal sebagai bangsa kuno yang mendiami wilayah Amerika Serikat. Bangsa Indian merupakan bangsa dengan jumlah penduduk banyak sebelum datangnya invasi bangsa Eropa ke Amerika Serikat pada abad ke-15.

Penjelajah Italia bernama Christopher Colombus berdatangan dan membentuk koloni baru yang tujuannya untuk menguasai wilayah tersebut. Penduduk dan suku Indian tersingkir dan kalah ketika berusaha melawan invasi bangsa Eropa tersebut.

Itulah sejarah singkat terkait suku-suku yang sudah atau terancam punah karena beberapa faktor, terutama invasi bangsa asing. Cara efektif yang dapat dilakukan untuk mempertahankan suku-suku tersebut adalah melestarikan budaya dan menghargai wilayah masing-masing.

Pos-pos Terbaru

  • Penting! Ini Dia 6 Manfaat Self Care untuk Kesehatan Mental
  • Tips Aman Investasi Saham saat Kondisi Ekonomi Tidak Stabil
  • Ini Tips Modifikasi Motor untuk Pemula, Dijamin Tetap Aman!
  • Manfaat Teknologi Digital Forensik di Kehidupan Masyarakat
  • Rebranding Liga Indonesi, Mulai Dari Liga 1 Jadi Super League

ALARGAM

Alargam merupakan situs penyedia informasi dan berita bermanfaat yang berguna untuk menambah wawasan dan ilmu pengetahuan. Baca terus artikel dan informasi menarik hanya di blog ini.

LOREM IPSUM

  • Kebijakan Privasi
  • Kontak Kami

Alamat

Jl. Menur Pumpungan, Menur Pumpungan, Kec. Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Kode Pos: 60118

Email: admin@alargam.com

©2026 Alargam